Apakah Wajah Kita Mencerminkan Orang Baik?

baik

Ketika di jalan, saat berjalan kaki dan melewati jalan yang beberapa orang sedang duduk di sana, tentunya yang berjalan kaki harus mengucapkan permisi. Ada adab sopan-santun yang perlu di jaga, Nabi kita tercinta pun tak lupa mengajarkannya. Bila seseorang melakukannya tentu ia sudah menjaga adab-adab itu, dan bisa dibilang ia adalah orang yang sopan.

Suatu ketika, usai sholat ashar berjamaah di salah satu masjid, saya bertemu dengan salah seorang ikhwan yang baru pertama kali bertemu, beliau tersenyum kepada saya seakan-akan sudah kenal lama sekali, senyumnya pun saya balas senyum pula. Begitupun dengan jamaah-jamaah lainnya yang sudah kenal atau beberapa kali bertemu, saling tegur sudahlah pasti. Kesannya adalah bahwa kita baru saja berkumpul dan bertemu dengan orang-orang baik di sana.

Ketika berkumpul di sebuah forum kajian ilmu, senyum dan sapa teman-teman maupun guru-guru kita pun sudah pasti ada. Pertemuan-pertemuan seperti ini biasanya menimbulkan rasa nyaman, karena obat hati itu salah satunya adalah berkumpul dengan orang-orang sholih. Dari sini muncul sebuah pertanyaan, apakah saya juga termasuk dalam barisan orang-orang sholih tersebut mengingat semua orang disitu juga butuh obat hati. Semoga saja.

 

Saya pernah mengajukan pertanyaan yang cukup menggelitik kepada teman kerja saya yang baru satu bulan yang lalu kita berkenalan. Pertanyaannya, “ Kenapa ya kok orang-orang menganggap saya orang baik?”, dan jawabannya, “Ya iya, kan sudah keliatan dari raut wajahnya”.

Pertanyaan menggelitik itu dijawab dengan jawabannya menggelitik pula. Ah, jawabannya jadi membuat saya berpikir, apakah memang kebaikan seseorang itu bisa terlihat dari raut wajahnya saja. Padahal yang mengerti dan tahu tentang diri kita sendiri tentu hanyalah kita dan Allah saja.

Selama ini kita sering berpikir bahwa kita ini memang orang baik. Kita sering berpikir bahwa selama ini kita dianggap orang lain sebagai orang yang berwajah baik padahal tentu saja ini semua karena Allah semata. Allah masih memberikan belas kasihnya kepada kita. Dia masih menutupi aib-aib kita. Betapa malunya diri kita ini, apabila satu aib saja diperlihatkan oleh Allah kepada orang lain.

 

Malu rasanya, apabila kita dianggap berwajah baik selama ini, padahal kita ini sebenarnya kotor dan dekil, berlumpur banyak dosa. Malu rasanya selama ini dianggap berwajah baik, padahal itu semua terjadi hanya karena belas kasih Allah saja yang senantiasa menjaga dan menutupi aib-aib kita, bukan karena keadaan kita yang memang mulia. Merenungi keadaan diri, bahwa nikmat Allah berikan sangat berlimpah, semoga allah tidak mencabut nikmat-nikmat itu dari diri kita

Advertisements

About cawah
Seorang pemuda yang senantiasa terus berjuang dan berjuang, berharap dan terus berharap...berjuang dan mengharapkan kebaikan.

16 Responses to Apakah Wajah Kita Mencerminkan Orang Baik?

  1. cawah says:

    ampe lumuthan wepenya =))

  2. BuPeb says:

    *mendadak ngaca* … *trus lanjut dandan…
    eh?

  3. ayanapunya says:

    iya, kadang klo kita mukanya merengut terus, orang jadi malas ngajak temenan. hihi

  4. Mr. Moz says:

    kalau Mr.Moz baik ga yaaa? 😀
    dari dulu sih katanya wajah sendu 😛

    • cawah says:

      hihihi…mister moz baik kok..tp kl nawhi kaga tau ya :))

      sendu itu kayak gmn contohnya 😀

      kurang senyum gt yak XD

      ________________________________

  5. Haryo Wicaksono says:

    Enggak,
    kata orang-orang wajah saya mentolo ngaploki… wakakakk

  6. tinsyam says:

    *ambil kaca, lempar poni.. eh masih cantik ya daku..

    dulu pernah bahas sama sodara iseng dowang.. katanya gini, kebanyak orang cantik itu baik hati dan orang jelek itu brengsek.. kayanya emang kudu digituin deh hidup ini.. sebab butuh seimbang kan? ga bisa cantik dan ganteng semua, bosen dong dunia.. jadi kalu orang cantik tapi brengsek, kog aneh ya, kaya ga bersukur, udah cantik kenapa pake brengsek sih? jatahnya orang jelek aja yang jadi brengsek.. emang udah dari sononya orang jelek itu brengsek.. jadi kalu orang jelek tapi baik hati, heran dong kita..

    [ngomong apa sih?]

    • cawah says:

      nyahahah,,.baru ada org kalo ngaca poninya dilempar2 :))

      hehehe….yg jelas liat dalemnya jgn rupa luarnya…kayak laguny cherybele itu loh “youre beautiful beuatiful beautiful . . . . kamu cantik3x kayak saipul hehehe”

      masalahnya org lain g tahu isi dalemnya spt apa, yg tahu cm diri sndiri…dalem hati lho maksudnya XD

      ________________________________

  7. Sigit says:

    Sampeyan itu omong apa to mas?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Prof.Dr.H.heppy setya prima S.pt.m.sc

A topnotch WordPress.com site

Kehadiran Anda Sebuah Kehormatan Bagi Saya

Menebar Inspirasi, Membangun Peradaban

안녕하세요~~~

Mari berbagi lewat tulisan^^

Ketika Kata Mengikat Makna

Merangkai kata, mencari keindahan hakikat makna...

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

Al Ustadz Achmad Rofi'i Asy Syirbuni

Blog resmi Al Ustadz Achmad Rofi'i Asy Syirbuni

feriyadiramen

やってみる  Ayo coba!

Mubarok01's Weblog

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

KAVKAZ CLOTHING

It's not about fashion or necessity, its Identity!

akh ardhi

sebuah catatan nurani...

Blog Pribadi Agus Supriyadi

"ana hanyalah setitik embun dijalan da'wah"

Aria Turns

Ada yang mau baca blog mengenai matematika, gak ya...??

Nabih Ibrahim Bawazir

Just another WordPress.com site

Dunia Matematika

Ternyata Matematika itu Mudah!

%d bloggers like this: