Sahabat Akhirnya Kita Berjumpa Lagi

Sungguh tak terasa waktu sangat terasa begitu cepat. Begitu cepatnya waktu yang kita lalui hingga akhirnya jarak memisahkan kita. Semoga hari demi hari menjadikan diri kita menjadi insan yang lebih baik lagi.

Siapa yang tak kenal dengan Sahabat. Semua orang pasti mempunyai banyak sahabat. Namun sudahkah kita menemukan sahabat sejati kita?. Mari kita cari sahabat sejati itu bersama-sama.

Sahabat Akhirnya Kita Berjumpa Lagi“, itulah kata yang Ridwan ucapkan kepada sahabatnya saat ia kembali berjumpa dengannya. Ya, setelah dua tahun lamanya tak pernah bersua dan bertatap muka, kini mereka dipertemukan kembali oleh Allah dalam keadaan dan waktu yang berbeda.

Saat Ridwan hendak pulang kampung, ia masih di beri kesempatan untuk berjumpa dengan sahabat seperjuangannya. Sahabat yang kerap dipanggil dengan sapaan Fadly itu adalah sahabat yang sangat berharga bagi Ridwan. Tentu saja ini adalah pertemuan yang sangat mengesankan bagi Ridwan, karena setelah dua tahun tak berjumpa, kini mereka bisa bertemu kembali.

Mengapa Ridwan sangat terkesan?, karena memang sahabatnya inilah sahabat paling istimewa baginya. Fadly sungguh luar biasa, Ridwan berharap agar Fadly menjadi sahabat yang sejati baginya. Mereka dahulu tidak bersekolah di satu SMA yang sama, hanya bertemu di sebuah organisasi sekolah yang sama dan dalam satu wilayah yang sama tentunya. Setelah sekian lama berada dalam satu organisasi yang sama, akhirnya merekapun saling mengenal, hingga akhirnya terpisah karena mereka sama-sama lulus SMA. Fadly melanjutkan studi, tapi Ridwan langsung bekerja.

Ridwan teringat ketika masih dalam satu organisasi dulu, mereka sempat berkunjung ke rumah satu sama lain. Dan akhirnya merekapun berinisiatif tukar menukar hadiah dikala itu. Mereka akhirnya sepakat untuk tukar menukar hadiah. Ini adalah moment yang paling tidak kuat bagi Ridwan untuk menahan air mata. Bagaimana tidak, Fadly adalah anak dari seorang yang boleh dibilang cukup ekonominya, sedangkan Ridwan ekonominya serba kekurangan. Maka jangan heran jika hadiah yang Ridwan dan Fadly tukar sangat jauh berbeda. Fadly memberikan Ridwan sebuah Al quran beserta terjemahannya yang harganya lumayan mahal dikala itu, sedangkan Ridwan hanya menukarnya dengan gantungan kunci mungil yang berbentuk masjidil haram. Moment tukar menukar hadiah ini sangat merekatkan ukhuwah di antara mereka berdua. Selain hadiah, mereka juga harus menuliskan sedikit pesan dalam secarik kertas yang harus ditukarkan bersamaan dengan hadiahnya. Merekapun membuka hadiah itu di rumahnya masing-masing. Saat Ridwan sampai rumah, ia segera membuka dan membaca hadiah dan pesan dari sahabatnya, Fadly. Ridwan menangis saat membaca dan membuka hadiah istimewa dari sahabatnya itu.

Ridwan menangis karena di tulisan itu sahabatnya berpesan agar ia menjadikan hadiah pemberiannya itu sebagai pengingat dirinya terhadap sahabatnya dan pengingat terhadap Allah tentunya. Sahabatnya yang baik itu juga berpesan agar ia membacanya di setiap saat, dan sampai sekarangpun ternyata Ridwan menjadikan al quran itu sebagai bacaannya disetiap saat. Ridwan berharap semoga amal ibadah yang dilakukan Ridwan terus mengalir dan mendatangkan pahala untuk sahabatnya yang sangat baik itu.

Sedangkan Ridwan sendiri menuliskan pesan dalam secarik kertas itu untuk sahabatnya, isinya seperti ini,

Sahabatku engkau adalah sahabat terbaik yang pernah ku temui, aku mohon maaf atas hadiah yang hanya mampu ku berikan kepadamu ini, semoga dengan hadiah yang hanya seharga lima ribu rupiah ini menjadikan engkau selalu mengingatku dan menjadikanmu mengingat Allah setiap kalinya, engkau sahabatku aku tau kau tak mungkin melihat nilai dari hadiah yang ku berikan ini, karena engkau tau akan hakikat ukhuwah yang kita jalani, semoga allah memberkati dan menjaga ukhuwah ini, semoga ukhuwah ini selalu membawa keberkahan dan dekat dengannya“.

Nampaknya pesan dan hadiah Ridwan itu membuat Fadly terus mengeluarkan air mata saat ia membaca dirumahnya, ia tak kuasa menahan air mata sembari mengirimkan SMS bahwa ia sangat terharu dan serasa ingin memeluk sahabatnya itu dengan erat, seeratnya. Sungguh indah persahabatan itu.

Dua tahun sudah kita lalui, sahabat akhirnya kita berjumpa lagi, dan kini engkau menjadi orang yang lebih berarti. Sahabatku, sikapmuu tak berubah terhadapku walaupun engkau sebenarnya punya sahabat banyak dan lebih baik dariku“, kesan Ridwan di akhir pertemuan mereka.

Advertisements

About cawah
Seorang pemuda yang senantiasa terus berjuang dan berjuang, berharap dan terus berharap...berjuang dan mengharapkan kebaikan.

33 Responses to Sahabat Akhirnya Kita Berjumpa Lagi

  1. odex1987 says:

    Terharu aku,beh πŸ˜₯
    jadi ingat sahabat-sahabatku nan jauh dsana..

  2. jhonytato says:

    sahabat tak pernah terlupakan di hati ku.

  3. HaKim says:

    seri sahabat nich… kapan seri saudaranya mas?

    • cawah says:

      hehhe…iya seri sahabat pak…:D

      memang nya ada ya yg seri saudara? hehe….ada sebenernya…:)

      Nungguin tulisan pak hakim yg seri saudara aja deh :D…btw salam kenal ya pak πŸ™‚

  4. riairwanty says:

    Persahabatan yang tulus itu datangnya dari hati,
    dipertemukan dalam berbagai cara,
    dan insyaallah sampai kapan pun πŸ™‚

  5. Nina says:

    Dan akhirnya saya menemukan blog ini πŸ˜€

  6. linafarida says:

    horeee..ketemu lagi… :d

  7. langit11 says:

    salam sahabat catur, ketemu lg kita di sini….hehehe.
    sahabat emang selalu membuat hidup kita lebih berwarna πŸ™‚

  8. Ely Meyer says:

    beruntungnya yg dikaruniai sahabat terbaik

  9. Ernah says:

    Jadi inget sahabat2q yang jauh di sana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Prof.Dr.H.heppy setya prima S.pt.m.sc

A topnotch WordPress.com site

Kehadiran Anda Sebuah Kehormatan Bagi Saya

Menebar Inspirasi, Membangun Peradaban

μ•ˆλ…•ν•˜μ„Έμš”~~~

Mari berbagi lewat tulisan^^

Ketika Kata Mengikat Makna

Merangkai kata, mencari keindahan hakikat makna...

re-mark-a-blog

A Remarkable Blog by Justisia Nita

fluoresensi

Keinginan itu pasti terwujud, entah 1 tahun, 2 tahun hingga puluhan tahun kemudian. Bersabarlah #cumanmasalahwaktu

Blog Prita

Campuran kenangan, buah pikir, dan hari-hari

Al Ustadz Achmad Rofi'i Asy Syirbuni

Blog resmi Al Ustadz Achmad Rofi'i Asy Syirbuni

feriyadiramen

やってみる  Ayo coba!

Mubarok01's Weblog

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

KAVKAZ CLOTHING

It's not about fashion or necessity, its Identity!

akh ardhi

sebuah catatan nurani...

Blog Pribadi Agus Supriyadi

"ana hanyalah setitik embun dijalan da'wah"

Aria Turns

Ada yang mau baca blog mengenai matematika, gak ya...??

Nabih Ibrahim Bawazir

Just another WordPress.com site

Dunia Matematika

Ternyata Matematika itu Mudah!

%d bloggers like this: